BUMN diminta tiru strategi bisnis McDonald's

dikutip langsung dari merdeka.com


Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengatakan perusahaan pelat merah perlu mengikuti rekam jejak perusahaan waralaba asal Amerika, McDonald's dalam mengembangkan bisnisnya. Pemerintah menilai McDonald's sangat komitmen dalam memperluas jangkauan bisnisnya.

Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media BUMN Fajar Hary Sampurno perusahaan makanan negeri Paman Sam tersebut itu berani membuka cabang hingga ke seluruh penjuru dunia.

"Tiap hari, McD membuka 150 gerai di seluruh dunia, dan belum pernah lihat ada gerai tutup. Jadi begitu buka mereka komitmen terus," kata Fajar di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (17/3).

Fajar menekankan pernyataan ini pada PT Semen Indonesia yang baru saja membuka anak usaha bersama PT Samana Citra Agung bernama PT Semen Indonesia Aceh. Semen Indonesia, menurutnya, harus berani terus melebarkan bisnisnya sampai ke ranah internasional. 

Dia meminta Semen Indonesia tidak lebih dulu khawatir pada persaingan bisnis serupa. "McD itu tidak perduli kegiatan bisnisnya dicontoh orang lain, pasti kalau McD sudah membuka banyak yang membuka toko-toko di sampingnya," ujarnya.

Sebelumnya, PT Semen Indonesia menggandeng perusahaan swasta Aceh, PT Samana Citra Agung, mendirikan anak usaha patungan bernama PT Semen Indonesia Aceh. Itu dalam rangka menjaga daya saing perusahaan di pasar dalam negeri.

"Dengan persaingan yang demikian ketat, pemain global Jerman (indocement), Swiss (holcim), Thailand (siam cement), dan pemain yang sudah eksis di indonesia. Dalam situasi demikian maka untuk menjaga daya saing perusahaan diperlukan strategi pengembangan sampai operasional," kata Direktur Utama Semen Indonesia Suparni di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jakarta, Kamis (17/3).

Menurut Suparni, pembangunan infrastruktur tengah digenjot di pelosok Indonesia. Itu mendorong pihaknya mendirikan anak usaha guna menekan ongkos produksi semen. "Dengan situasi ini, kami rasakan bahwa untuk memasok semen di sumatera bagian utara dan timur dari grup kami yang ada itu."
Previous
Next Post »
0 Komentar